SEJARAH DESA SUSUKAN
Pemberian sebuah nama tarhadap suatu Desa tak
dapat dilepaskan dari asal usul desa tersebut berdasarkan sumber-sumber yang
dapat dipercaya, baik berupa tulisan, , babad, lontar, benda-benda peninggalan
sejarah, serta terhadap penamaan-penamaan dari suatu tempat dan
lain-lain.Berkenaan dengan hal tersebut diatas,Sebelum kami mengutarakan asal – usul Desa Susukan
terlebih dahulu kami mohon maaf kepada semua pihak, apabila dalam uraian kami
terdapat kesalahan atau kekeliruan, yang disebabkan karena keterbatasan
pengetahuan dalam sejarah, maupun keterbatasan sumber-sumber buku yang dipakai
pedoman dan keterbatasan nara sumber yang mengetahui sejarah Desa.Disamping itu kami tidak lupa menghaturkan
banyak – banyak terima kasih kepada para pihak yang telah memberian keterangan
– keterangan dan bukti – bukti peninggalan sejarah terkait keberadaan Desa Susukan.Sesungguhnya sampai saat ini sejarah / asal –
usul berdirinya Desa Susukan belum diketahui secara pasti, sebab sampai saat
ini belum pernah ditemukan babad maupun tulisan – tulisan yang memuat sejarah
Desa Susukan.Usaha-usaha untuk menelusuri dan mencari babad
kita dan sejenisnya yang berisi sejarah Desa Susukan terus dilakukan namun
belum juga membuahkan hasil yang maksimal. Namun dengan segala keterbatasan kami,
berdasarkan tulisan-tulisan yang ada yang menceritakan tentang asal-usul Desa Susukan
dan juga berdasarkan keterangan/cerita para tetua/tokoh masyarakat Desa Susukan
akhirnya kami dapat merangkum cerita asal-usul Desa Susukan yang sudah tentu
jauh dari kesempurnaan.
Susukan
berarti sungai-sungai kecil (selokan). Sejarah nama Desa Susukan Kecamatan
Bojonggede, Kabupaten Bogor berawal dari kata Susukan (aliran air) irigasi Kali
Laya yang membelah desa dan mengairi ladang persawahan yang ada di Desa
Susukan. Hulu Kali Laya sendiri berada di Setu Kandang Babi yang terletak di
Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede. “Jika kita menyebut Susukan menurut
orang Sunda berarti selokan. Nama Susukan sendiri diambil dari aliran irigasi
yang membelah desa untuk mengaliri sawah.
Desa
ini memiliki 5 dusun, di antaranya:
Desa
ini terbagi atas 9 rukun warga dan
48 rukun tetangga, sejak tahun 1960 desa
susukan sudah memiliki kepala desa sebagai berikut
1.
Tahun
1960 s/d 1965 : Kepala Desa Bapak Liyas Bloyak
2.
Tahun
1965 s/d 1984 :
Kepala Desa Bapak H.M. Asman
3.
Tahun
1984 s/d 2001 :
Kepala Desa Bapak H. Mat Soleh
4.
Tahun
2001 s/d 2007 :
Kepala Desa Bapak Yana Suryana
5.
Tahun
2007 s/d 2013 : Kepala
Desa Bapak Yana Suryana
6.
Tahun
2013 s/d 2019 : Kepala
Desa Bapak Irfan Syahrizal
7.
Tahun
2019 s/d sekarang :
Kepala Desa Bapak Irfan Syahrizal
pada tahun terbentuknya desa Susukan bale Desa (Kantor Desa) berada di KP. Duren Baru saat Kepemimpinan Bapak Liyas Bloyak, namun Sejak Terpilihnya Bapak HM Asman tahun 1965 Bale Desa (Kantor Desa) pindah ke Kp. Susukan, hingga tahun 2018, namun ketika Bapak Moh Irfan Syahrizal menjadi Kepala Desa Susukan, Berdirilah kantor Desa Yg baru hasil Hibah dari keluarga Besar bapak H. Mat Soleh yang beralamat di Jl. Burak Kaman tepatnya di Kp. Duren Baru Poncol RW 05,
GAMBARAN
UMUM DESA SUSUKAN
A.
VISI.
Merupakan suatu ungkapan
dari suatu niat yang luhur untuk memperbaiki dalam Penyelenggaraan Pemerintahan
dan Pelaksanaan Pembangunan di Desa Susukan secara kelembagaan
sehingga lima tahun ke depan Desa Susukan mengalami suatu perubahan yang
lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari segi ekonomi
budaya dan agama dengan dilandasi semangat kebersamaan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan
Pelaksanaan Pembangunan. (tahun 2020-2025), disusun visi sebagai
berikut :
“Terwujudnya Masyarakat Desa Susukan
sebagai Desa yang agamis, mandiri untuk mencapai masyarakat yang sehat, cerdas
dan lebih sejahtera serta melayani masyarakat dengan sepenuh hati “
Dengan penjelasan sebagai berikut :
- Masyarakat Desa Susukan mayoritas beragama Islam dan terdiri dari beberapa agama yang lain. Hal ini mencerminkan desa yang agamis memiliki keimanan yang kuat sebagai pondasi dalam menciptakan kehidupan yang rukun antar umat beragama, serta merupakan modal utama bagi pelaksanaan kegiatan pemerintahan desa.
- Desa yang mandiri berbasis pertanian mengandung pengertian bahwa masyarakat Desa Susukan mampu mewujudkan kehidupan yang sejajar dan sederajat dengan masyarakat desa lain yang lebih maju dengan mengandalkan pada kemampuan dan kekuatan sendiri yang berbasis pada keunggulan lokal di bidang pertanian secara luas.
- Adapun yang dimaksud masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang memiliki ketangguhan jiwa dan raga yang sehat dan kuat.
- Sedangkan yang dimaksud dengan masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta mampu memanfaatkannya secara cepat dan tepat, guna mengatasi setiap permasalahan pembangunan pada khususnya dan permasalahan kehidupan pada umumnya.
- Yang dimaksud masyarakat yang lebih sejahtera adalah bahwa diupayakan agar tercapai ketercukupan kebutuhan masyarakat secara lahir dan batin (sandang, pangan, papan, agama, pendidikan, kesehatan, rasa aman dan tentram).
B. MISI
Untuk
mewujudkan visi tersebut, maka misi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut
- Memujudkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Mewujudkan dan mendorong terjadinya usaha-usaha kerukunan antar dan intern warga masyarakat yang disebabkan karena adanya perbedaan agama, keyakinan, organisasi dan lainnya dalam suasana saling menghargai dan menghormati.
- Membangun dan meningkatkan hasil pertanian dengan jalan penataan pengairan, perbaikan jalan sawah / jalan usaha tani, pemupukan, dan pola tanam yang baik.
- Meningkatkan pelayanan masyarakat secara terpadu dan serius.
- Penataan saluran irigasi secara rutin untuk mencukupi kebutuhan pertanian.
- Menumbuhkembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
- Menghidupkan kembali kegiatan – kegiatan kepemudaan dan organisasi kepemudaan dengan menumbuhkan kembali Karang Taruna baik rayon maupun sub rayon.
- Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian desa, seperti jalan, jembatan serta infrastruktur strategis lainnya.
- Meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat agar dapat bekerja lebih optimal dan memiliki harapan hidup yang lebih panjang.
- Meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kecerdasan dan daya saing yang lebih baik.
- Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berdasarkan demokratisasi, transparansi, penegakan hukum, berkeadilan, kesetaraan gender dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
- Mengupayakan
pelestarian sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dan pemerataan
pembangunan guna meningkatkan perekonomian.

Peta Desa Susukan -
LETAK DAN KEADAAN GEOGRAFISDesa susukan sebagai salah satu desa di Kecamatan Bojonggede, dengan data sebagai berikut
PERKEMBANGAN KEPENDUDUKANNoBatasDesa/kelKecamatan1Sebelah UtaraPabuaran / RagajayaBojonggede2Sebelah SelatanBojonggedeBojonggede3Sebelah TimurBojongbaruCibinong4Sebelah BaratNanggerang dan SukmajayaTajur HalangA. Jumlah PendudukpendudukJenis KelaminLaki-lakiPerempuanJumlah penduduk tahun ini9,909Orang9,372OrangJumlah penduduk tahun lalu9,648Orang8,910OrangPersentase perkembangan2.71 %5.19 %B. Jumlah KeluargaJumlahKK Laki-lakiKK PerempuanJumlah TotalJumlah Kepala Keluarga tahun ini6,540KK422KK6,962KKJumlah Kepala Keluarga tahun lalu4,599KK133KK4,732KKProsentase Perkembangan217.29 %II. EKONOMI MASYARAKATA. Pengangguran1. Jumlah angkatan kerja (penduduk usia 18-56 tahun)4,231Orang2. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang masih sekolah dan tidak bekerja458Orang3. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga1,789Orang4. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja penuh295Orang5. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja tidak tentu673Orang6. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan tidak bekerja167Orang7. Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan bekerja364OrangJumlah7,977OrangB. Kesejahteraan Keluarga1. Jumlah keluarga prasejahtera638Keluarga2. Jumlah keluarga sejahtera 142Keluarga3. Jumlah keluarga sejahtera 235Keluarga4. Jumlah keluarga sejahtera 333Keluarga5. Jumlah keluarga sejahtera 3 plus12Keluarga6. Total jumlah kepala keluarga760KeluargaJumlah1,520Keluarga